Aphorisms Education
""

Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin | Menyapa 68 Tahun Kemerdekaan Indonesia
Home » » Pendekatan Kurikulum 2013

Pendekatan Kurikulum 2013



Dalam draft pengembangan kurikulum 20013 yang saya download dari situs resmi Kemdikbud menurut hemat saya dikatakan bahwa proses pembelajaran yang dikehendaki sesungguhya adalah pembelajaran yang mengedepankan pengalaman individu siswa melalui kegiatan observasi (menyimak, melihat, membaca, mendengar), asosiasi, bertanya, menyimpulkan, dan mengkomunikasikan yang berpusat pada peserta didik (student centered).
Hingga akhirnya kita dibuat heboh, namun apakah ini hal yang baru dalam sistem pendidikan Indonesia? Saya meyakini, di lapangan nantinya proses pembelajaran yang ditawarkan dalam Kurikulum 2013 ini bukan sepenuhnya hal yang baru. Jika kita melihat Kurikulum 2006 berupa KTSP yang tertuang dalam BSNP, pada dasarnya menghendaki proses pembelajaran yang sama seperti dalam Kurikulum 2013 rancangan pemerintah khususnya kemdikbud yang diuji publik mungkin yang paling mencolok adalah penambahan jam mata pelajaran tertentu dan pastinya mulok disekolah. 
Pada KTSP 2006, kita telah diperkenalkan berbagai macam model pendekatan pembelajaran untuk mendukung kegiatan pembelajaran seperti konstruktivisme, kontekstual, quantum learning, kooperatif, multimedia dan lain sebagainya
Kembali kepada persoalan model pendekatan dalam kurikulum 2013. Kabarnya pemerintah saat ini telah menyiapkan strategi pelatihan bagi guru untuk kepentingan implementasi Kurikulum 2013. Pelatihan untuk penguatan keterampilan guru tentang teknis pembelajaran memang bagus. Tetapi, menurut saya dalam rangka implementasi Kurikulum 2013 ini, kalau bisa tidak hanya bertumpu pada sisi keterampilan saja, tetapi juga aspek semangat guru. Dalam arti, perlu ada upaya-upaya tertentu untuk membangun kemauan dan komitmen guru agar dapat menerapkan secara konsisten berbagai pendekatan dan metode pembelajaran yang sejalan dengan tuntutan Kurikulum 2013. Bagi saya, upaya menanamkan motivasi dan komitmen ini dengan cara memperhatikan kesejahteraan guru honor atau guru tidak tetap serta mengawasi guru tetap.
Jika ke depannya kita bisa secara konsisten menerapkan berbagai pendekatan dan metode pembelajaran serta kesejateraan guru untuk mencapai visi Kurikulum 2013. Insya Allah, format kurikulum 2013 akan lebih dirasakan manfaatnya, sehingga berbeda. Tetapi jika tidak, apa bedanya antara Kurikulum 2013 dengan Kurikulum sebelumnya?

Academy Qualification

Academy Qualification
 
My Others Blog : BIOLOGIPEDIA | SMART CORNER | FARTHANET
Copyright © 2013. Fajar Martha - All Rights Reserved
Design and Content by Fajar Martha, S.Pd and Friends
Phone: 085691418286 | Email: fajarmartha89@gmail.com